Resah terurai di tepian malam.
Tanpa sebab, tanpa prolog dan tanpa aba-aba.
Kurang ajar!
Mungkin perlu adanya pelajaran sopan santun bagi sang resah.

Kenapa?
Sekuat tenaga pun aku bertanya, ia hanya diam.
Tak bergeming dan tanpa daya menjawab keresahan ini.

Kegelisahan apa lagi yang harus kuhadapi?
Aku sungguh tak mengerti, walau aku tau betul, apa yang terasa kini.
Ya, aku pernah merasakannya berkali-kali.
Keresahan yang tiada henti.
Seperti ini.
Tapi kali ini apa?

Tak ada yang bisa menjawab, kecuali..
Waktu.

-AghniaFasza-

Advertisements