Tags

Tuntutan itu ada jika sesuatu hal tidak berjalan sesuai keinginan. Ketika suatu kondisi tak sejalan, maka dituntutlah agar sejalan dengan keinginan.

Kali ini aku, yang kamu tuntut.

Tuntutan dasar yang mendasari semuanya berjalan hingga ke titik yang saat ini sedang kita jalani.

Jika disetarakan dengan gedung pencakar langit yang menjulang tinggi, itulah salah satu fondasi terkuatnya, sehingga bisa berdiri tegak.

Namun itulah, tuntutan kamu.

Mungkin memang aku belum jadi seperti yang kamu mau, ataupun mungkin aku belumlah menjadi orang yang patut kamu simpan rasa percayamu.

Sehingga terciptalah tuntutanmu yang aku anggap tidak perlu, karena tanpa kamu minta pun aku pasti melakukannya, seperti sudah kewajiban bagiku.

Kalau saja hatiku tidak malas untuk mengajak pikiranku bermain, mungkin aku pun akan menuntut hal lain padamu.

Hal yang tidak kalah pentingnya dengan tuntutanmu.

Hal yang selama ini, menjadi ketakutanmu.

Tapi, mungkin ini hanya teguran agar aku berubah menjadi lebih baik lagi, untuk kamu.

Agar aku berkaca dan bisa menyadari kekuranganku agar bisa memperbaikinya.

Aku mau belajar, mengerti kamu dan juga membuat kamu mengerti aku.

Tunggu aku, sayang..

Tunggu aku, untuk bisa menjadi yang terbaik buat kamu.

Aku mohon.

Jangan pernah lelah..

Advertisements