Aku tak lelah. Tidak juga akan lelah. Hanya saja, semakin kamu mengurai kata, semakin aku kehilangan kepercayaan diriku. Kepercayaan akan kesanggupanku membuat diriku bisa jadi yang terbaik buat kamu, sepenuhnya. Walau kali ini, kamu menyatakan berkali-kali bahwa kamu percaya.
Tapi, sebagian besar diri ini menjadi skeptis akan ungkapanmu. Aku bingung.. Kenapa aku jadi sepertimu yang meragu?
Orang bilang, sikap kita dipengaruhi oleh karakter-karakter yang berada di sekitar kita. Mungkin aku sudah terlalu tersubtitusi oleh kamu.
Seseorang juga pernah mengatakan, semakin orang terdekatmu menyangka kamu begitu, maka kenyataan akan membuktikan bahwa prasangkanya akan kamu itu bisa menjadi kenyataan.

Maka berhati-hatilah dengan pikiranmu..

Advertisements