Komunikasi itu memang penting, bukan hanya untuk kita, tapi untuk kehidupan kita. Bersama kamu ataupun tidak, kita pasti butuh komunikasi.

Walaupun secara kasat mata dunia maya ini adalah media komunikasi dua arah kita, tapi pada kenyataannya hanyalah satu arah. Kita tidak pernah tau, bagaimana nada bicara kita sebenarnya, bagaimana mimik wajah kita, bagaimana mata kita. Kita tidak pernah tau, apa kata-kata kita ini jujur ataupun rekayasa.

Dan ketidaktahuan kita itu menjadi salah paham..

Salah paham. Kesalahpahaman itu wajar dan selalu butuh penjelasan. Tapi bagaimana kalau salah satu dari kita enggan memberi ataupun menerima penjelasan? Padahal mungkin saja salah paham kita ini hal yang sepele.

Seperti malam ini..

Aku hanya bergurau. Dan terus bergurau. Hingga kamu mengubah dua hal yang sepele namun karena kurangnya komunikasi aku anggap vital. Namun aku pun tetap bergurau. Dan kamu tetap tidak bergurau. Salah paham yang baru.

Kamu tidak suka. Haha. Kalau bicara tidak suka banyak tumpukan ketidaksukaanku. Bukannya enggan berbagi, tapi aku masih sanggup menyimpannya sendiri, walau untuk beberapa hal aku tetap gagal mempertahankan ketidaksukaanku itu untuk tetap menjadi hal yang aku suka. Tapi aku tetap terima, terima kamu dengan ketidaksukaanku, karena aku merasa hal itu bisa membuat kita lebih baik, dibanding aku terus mengeluh tentang ketidaksukaanku tanpa perubahanku maupun kamu.

Tapi sudahlah..
Kalau kamu ngga suka dan ngga terima ya sudahlah.
Toh kali ini sepertinya ngga ada yang mau ngalah.

Aku pun semakin yakin..

Aku egois? Ga mau ngalah? Padahal aku yang duluan bercanda? Haha.

Tolonglah..
Jangan membuat aku semakin yakin..

Karena sesungguhnya aku menolak ketersemakin keyakinanku akan ini, karena aku mau kamu.

Tapi mau, keinginan, bukanlah yang terbaik buat aku dan kamu kan?

Jadi, tetaplah kita harus bisa menerima apa yang terbaik dan pantas buat kita..

Bandung, 9 Oktober 2012
20.20 PM

Advertisements