Tags

,

 

 

Selama ini Indonesia masih menggunakan energi fosil seperti batubara dan minyak bumi untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakatnya yang semakin meningkat. Padahal, sumber-sumber energi tersebut akan habis dalam kurun waktu 20-30 tahun ke depan. Konsumsi energi kotor ini juga yang selama ini merusak lingkungan dan mempercepat laju perubahan iklim. Apa yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan bumi?

[R]evolusi energi jawabannya! Alam memiliki berbagai sumber daya seperti matahari, angin, air dan panas bumi

yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Inilah yang dinamakan energi terbarukan (renewable energy), atau energi yang dapat diperbaharui karena jumlahnya tak terbatas. Dan yang paling penting, hanya menghasilkan sedikit emisi.

Indonesia menjadi negara yang sangat kaya akan sumber-sumber energi terbarukan karena letaknya di garis khatulistiwa. Kita memiliki matahari yang bersinar sepanjang tahun dan angin yang kencang berhembus di seluruh penjuru negeri ini. Namun, pemanfaatan energi terbarukan di negara ini masih sangat minim.

Karena itulah, Greenpeace Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko menyelenggarakan event Solarizing Borobudur untuk mempromosikan penggunaan energi terbarukan kepada pemerintah dan masyarakat. Apa saja yang akan kami lakukan di acara ini?

1. Climate Rescue Station
Climate Rescue Station (CRS) adalah bangunan berbentuk bola dunia yang dapat digunakan untuk menggelar pameran, pertunjukan musik, konferensi pers, pentas budaya, dll. CRS telah berkeliling ke berbagai negara untuk mensosialisasikan energi terbarukan dan betapa mudahnya menggunakan energi ini untuk kehidupan sehari-hari.

2. Instalasi tenaga surya untuk penerangan Borobudur
Sistem penerangan di kompleks Candi Borobudur yang selama ini menggunakan bahan bakar fosil akan dikonversi dengan tenaga surya. Rencana penggantian akan diterapkan di 10-15 titik penerangan Borobudur. Sementara sisanya akan diganti dengan lampu hemat energi.

3. Workshop, diskusi, dan pagelaran seni
Sepanjang dua minggu kegiatan akan diisi dengan berbagai pelatihan, diskusi, pentas musik, tari dan budaya.

Kini saatnya [R]evolusi energi dengan beralih ke energi terbarukan. Dengan Solarizing Borobudur, mari berbagi momen pencerahan yang akan membawa perubahan dan mewariskan masa depan yang cerah, aman, bersih dan terjangkau. Saatnya mewujudkan energi terbarukan untuk Borobudur, untuk Indonesia, untuk bumi yang hijau dan damai. Bergabunglah bersama kami dan jadilah bagian dari perubahan!

Jadwal rangkaian kegiatan 13-28 Oktober 2012

Sabtu, 13 Oktober 2012
16.00 – 21.00 : Pembukaan pemasangan energi terbarukan di Taman Lumbini, Borobudur

Tarian Tradisonal
Payung Teduh
Minggu, 14 Oktober 2012
09.00 – 16.00 : Pameran foto Energi Bersih

Senin, 15 Oktober 2012
09.00 – 16.00 : Workshop fotografi bersama Ardiles Rante dan Pinhole Community ”Culture, Environment and Future”

Selasa, 16 Oktober 2012
09.00 – 16.00 : Workshop “Batik Alam”

Rabu, 17 Oktober 2012
09.00 – 16.00 : Workshop 2 “Batik Alam”

Kamis, 18 Oktober 2012
09.00 – 16.00 : Workshop melukis “Green Culture for Indonesia”

Jumat, 19 Oktober 2012
09.00 – 12.00 : Workshop 2 melukis “Green Culture for Indonesia”

Sabtu, 20 Oktober 2012
09.00 – 16.00 : Pameran foto, batik dan lukisan
13.00 – 16.00 : Diskusi “Through culture to save the environment”
19.00 – 21.00 : Malam budaya
– Pementasan Tarian tradisional
– Sudjiwo Tedjo
– Navicula
– Musik akustik dari band Yogyakarta

Minggu, 21 Oktober 2012
09.00 – 16.00 : Pameran foto, batik dan lukisan
13.00 – 16.00 : Diskusi “Tips and tricks: how to be a green traveler”

Senin, 22 Oktober 2012
09.00 – 16.00 : Pameran foto, Batik dan Lukisan
09.00 – 16.00 : Workshop “How to make a documentary film”

Selasa, 23 Oktober 2012
09.00 – 16.00 : Pameran foto, batik dan lukisan
09.00 – 12.00 : Workshop “Indonesia: the source of renewable energy”
13.00 – 16.00 : Practice Session Direct learning utilisation solar energy as energy source

Rabu, 24 Oktober 2012
09.00 – 16.00 : Pameran foto, batik dan lukisan
09.00 – 12.00 : Workshop “Enterpreneurship for housewives”
13.00 – 16.00 : Workshop “Making recycled product”

Kamis, 25 Oktober 2012
09.00 – 16.00 : Pameran foto, batik dan lukisan

Sabtu, 27 Oktober 2012
09.00 – 16.00 : Pameran foto, batik dan lukisan
Greenpeace Volunteer Camp

Minggu, 28 Oktober 2012
09.00 – 16.00 : Pameran foto, batik dan lukisan
19.00 – 21.00 : Acara Penutupan
– Pengumuman pemenang foto, membatik dan menggambar
– Pementasan Budaya
– Jogja Hip-hop Foundation
– Poppy Sovia

Untuk Info lebih lanjut:
Astri (085697515725) & Tika (0857117146666)

Atau Twitter kami di @GreenpeaceID dan @GPYouthID

Advertisements