Tags

Apa yang harus aku lakukan? Aku akan melakukan apa saja demi kita, demi hubungan ini.

Kalimat itu terus terngiang dengan iringan tangis kita yang berurai. Aku tidak tau, apakah kali itu tangisanmu nyata atau fana. Tapi aku tidak peduli, yang aku pedulikan adalah kesungguhan ucapanmu. Apa kamu benar bersungguh-sungguh berusaha untuk membuat semuanya lebih baik?

Aku rasa tidak.

Bukan karena ketidakpercayaanku atas ketidaksanggupanmu. Tapi karena kalimat yang terucap dari suaramu di ujung telepon sana.

Sayang.. Please, aku kan lagi sakit. Kalau mandi aja luka-lukaku gak aku basahin.

:’)

Aku hanya bisa tersenyum dan berteriak dalam hati. Inilah alasanku, inilah kenapa aku tidak pernah mau menuntutmu akan sesuatu yang tidak berdasar dari hatimu sendiri.

Karena kamu hanya akan berubah karena tuntutanku, karena keinginanku. Tapi perubahan itu tidaklah abadi, hanya sesaat dan kamu akan tetap menjadi kamu yang tanpa perlakuan apapun.

Aku tidak mau kamu berubah karena orang lain, aku mau kamu berubah karena keinginanmu sendiri untuk jadi lebih baik. Walaupun kamu tetap begini, aku terima.

Dan pada suatu ketika nanti kamu telah tersadar dan menjadi lebih baik untuk dirimu sendiri, mungkin itu pertanda kita telah siap. Mungkin..

Aku hanya bisa berucap dengan lembut, “Iya. Kamu langsung tidur aja. Cepet sembuh yaa..”

Aku berucap tanpa kamu tau, memoriku terbawa kembali ke rekaman kenangan kita. Beberapa pekan lalu di ruangan yang sama.

-to be continue-

Advertisements