Tags

, ,

Bulan Ramadhan memang ajangnya acara buka bersama ramai digelar. Acara buka bersama ini memang dijadikan pula sarana silaturahmi, berkumpul bersama kerabat-kerabat dekat, kerabat-kerabat lama, atau juga bareng mantan. #eh :p

Nah, kali ini saya akan sedikit menceritakan kegiatan buka bersama saya bersama manusia-manusia air dari Bandung Freediving di akhir pekan kemarin. :D

Setelah berunding jauh-jauh hari, akhirnya ditetapkan kalau buka bareng keluarga yang akrab dipanggil BFD ini pada taggal 20 Juli 2013. Tempatnya? Villanya Rida dan Widi di Puntang, Pangalengan! Yippie! Ngga Cuma buka bersama, kita juga bakal sahur bersama di rumah singgahnya kakak-adik penyelam bebas di BFD ini.

Sabtu siang kami semua berjanji untuk berkumpul di rumah Bona untuk berangkat bersama ke Puntang. Tapi karena lokasi rumah yang berjauhan, jadilah meeting point kami terpencar-pencar. Ada yang berangkat dari Buah Batu, BTC, Cimindi, Kopo, dan lain sebagainya. Akhirnya lokasi pertemuan pun bergeser ke Banjaran, daerah terakhir untuk menuju Pangalengan dari Bandung.

Janjian sih jam 1, tapi semua baru berkumpul di Banjaran jam 4 kurang. Haha. Akhirnya beramai-ramai kami berkonvoi ke villanya Rida, kami menempuh perjalanan selama sekitar setengah jam dan akhirnya tiba di kawasan Villa Rida di daerah Puntang.

Baru dateng langsung narsis :))

Tempatnya asik, sejuk, jauh dari keramaian. Ternyata orang tua Rida dan Widi memang tinggal disitu, tapi mereka punya satu rumah panggung yang tepisah dengan rumah utama dan dijadikan villa. Dibawah rumah panggung yang terbuat dari kayu itu ada kolam ikan, jadi kita bisa langsung mancing deh di teras. Di halaman depan dan belakang rumah ada hamparan sawah yang cukup luas, kalau panen cukup buat stok beras dirumah sebulan kata Widi sih. Asik yaa? :D

Nah yang paling penting dan paling digemari dari villa ini adalah.. Ada kolam renang! Walaupun kedalaman kolam hanya sedada, tapi lumayan lah buat main air. :p Kolam renang ini juga ternyata dibuka untuk umum dengan tiket masuk hanya Rp. 4.000,- lengkap dengan fasilitas kamar mandinya juga. Jadi kalau kalian lagi di Puntang dan tetiba pengen berenang, kesini aja deh. :D

Sambil menunggu adzan magrib, semua orang sibuk dengan kegiatan masing-masing. Ada yang sekedar berbincang, ada yang main kartu, ada yang ngider nyari kembang desa, dan ada juga yang bengong ngeliatin lukisan yang ada di Villa Rida ini. Lukisan apa hayooooooo~ :p

    

Adzan Mgrib pun berkumandang, kami semua pun berkumpul di ruang tengah untuk berbuka bersama. Tajil kala itu disponsori oleh tangan Icha dan Ibundanya. Enak! Kalian harus coba Mix Kolek buatan Icha ini, isinya ada pisang, candil, mutiara, bubur sumsum, dan cengkaleng. Rasa kolek yang nikmat ini lumer di lidah yang seharian sudah menahan dahaga. Penasaran sama rasanya? Kalau mampir ke daerah Holis coba cari Icha aja, kolek ini juga dia jual di daerah perumahannya. :D

Selamat berbuka puasa! :)

Setelah selesai menyantap tajil, kami beribadah Shalat Magrib berjamaan dulu sebelum menyantap makan besar. Beberapa orang udah ngga sabar untuk membuka nasi kotak yang sudah disediakan oleh Ibunya Widi dan Rida. Ketika nasi kotak dibagikan ruang tengah pun menjadi riuh dan kembali sunyi saat semua orang mulai membuka dan menyantap nasi kotak masing-masing. Masakan Ibunya Rida dan Widi yang lezat ini semakin nikmat bila disantap dengan sambal uleknya yang mantap bin pedas itu.

Saatnya Pesta!

Selesai mengisi perut, kami pun kembali tenggelam pada kegiatan masing-masing. Sampai sekitar jam 8 malam, sindikat yang akan menjahili Widi pun mulai beraksi. Jadi beberapa hari sebelum buka bersama Widi berulangtahun, dan malam ini kita bertugas buat bikin dia hepi! Mulailah Widi disuruh cuci piring bekas buka bersama tadi sambil dijaga oleh beberapa orang, sementara kita sibuk meniup balon-balon di teras.

Setelah banyak balon yang sudah ditiup, tiba-tiba geng petasan pun beraksi dengan kembang apinya. Suara riuh kembang api yang memecah di udara kami jadikan aba-aba untuk mulai megejutkan Widi. Kami pun mulai menuju halaman belakang dan memberikejutan untuk Widi yang sedang menikmati indahnya kembang api.

Harapan diucapkan, lilin ditiup, tepung bertaburan, kembang api bergemuruh, dan BFD pun ricuh! Perang tepung dan kue pun dimulai dan kami mulai berlarian tak tentu arah. Sampai akhirnya, Bona Si Anak Nakal punya ide untuk melempar Widi ke kolam. Aksi pun dilancarkan, Widi diseret ke kolam dan BYURR! Kok yang nyemplung duluan si Agus? Hahaha. Tapi akhirnya Widi pun berhasil dilempar ke kolam renang diikuti dengan tersungkurnya Bona ke kolam.

The Birthday Girl – Happy Birthday Widi! :*

     

     

Nah disinilah perang dimulai. Bona mulai melancarkan aksi untuk membuat semua orang basah! Iya, basah. Korban pertama Ajeng, disusul Wira. Semua orang mulai berlarian menjauhi kolam. Eh tapi di kamar mandi pinggir kolam ditemukanlah seorang Desah, sasaran empuk deh! Langsung seret! Dan Desah sempat bereteriak, “Aing ga bawa celanaaaaaaaa!” tapi sedetik kemudian, BYURR! Basah deh! :p

Sialnya saya lengah. Setelah bantuin aksi Bona nyemplungin anak-anak, saya malah ketawa-ketawa ngga jauh dari kolam. Bona mendekat, Agus mendekat, semua mendekat! AAAAAAAKKK!! “Aku ga bawa celanaaaaaaa! AAAAAAAAA~” BYURR! Basah juga deh.. x_x

Tapi basah kuyup ini jadi motivasi buat nambahin korban lagi! Yihaaaaa~ Kami geng basah kuyup pun mulai berinspeksi ke dalam rumah, dan banyak yang lagi nonton tv. SERET! Satu persatu anak BFD pun mulai nyemplung ke kolam ditemani udara malam Puntang yang cukup dingin. Tapi, satu persatu juga mulai kabur dari arena pertarungan. Ada yang pura-pura tidur, ada yang ngunci diri di kamar mandi, ada yang ngunci diri di kamar bareng Pa Jondri, ada yang ngurung diri di gudang, ada yang kabur ke sawah. Yang ikhlas ganti baju dulu demi dicemplungin juga ada! xD

Tapi, pejuang basah ngga menyerah. Tujuan kita Cuma satu, SEMUA HARUS BASAH!

Night Freedive, anyone? :D

Malam semakin larut, akhirnya satu persatu yang sembunyi mulai muncul karena mereka pikir pertarungan sudah usai. Tapi mereka salah, haha. Walau ada yang baru muncul jam 1 malam pun tetep dicemplungin! Dan rata-rata yang tadinya ngga mau dicemplungi, pas kena air malah betah di kolam.Dasar manusia air! :))

Setelah perang berakhir, kami pun langsung berganti baju. Baju-baju kering kami kali ini disponsori oleh Mamahnya Widi. Makasih tante~ Nah kalau daleman basah, itu sih resiko sendiri. Bahkan laki yang pake celana bunga-bunga dan baju ketat pun harus terima nasib daripada kedinginan. :p

Setelah semua kering, kami kembali berkumpul di ruang tengah dan nonton bareg film Into The Blue sambil menunggu sahur tiba. Beda halnya sama Bona Si Bocah Nakal, dia masih sumringah pake syempak basah sambil keliling-keliling villa. Dia staminanya emang ga pernah habis, kratindaeng juga kalah!

Waktu sahur pun tiba, kami sahur bersama sambil berbincang-bincang menghangatkan suasana. Seusai imsak, kami pun Shalat Subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan tidur berjamaah hingga pagi hari. Bangun pagi bukan untuk berkemas pulang, tapi buat foto-foto!

Seusai puas foto-foto, bercengkrama bersama, bermain bersama, curhat dan galau bareng-bareng, sehabis Shalat Dzuhur kami punberpamitan pulang dengan keluarga Widi dan Rida. Ah, rasanya cepat sekali waktu berlalu. Rasanya baru beberapa jam yang lalu tiba disini dan bersenang-senang bersama, tapi bareng BFD semua kemeriahan pasti terulang lagi.

Sampai jumpa di kericuhan BFD berikutnya! :D

(Doc: Dari berbagai sumber kamera BFD. :D)

Advertisements