Ada yang belum tau tentang Rawa Pening? Sebuah rawa yang luas di daerah Ambarawa yang memberikan ketenangan juga pemandangan yang luar biasa indah, terutama saat mentari terbit dan terbenam. Kali ini saya ingin menikmati Rawa Pening, namun tidak secara langsung. Melainkan dari kejauhan, namun tanpa berkurang keindahannya saat dipandang.

Siang itu berangkatlah saya ke daerah Tuntang, lalu memasuki jalan-jalan yang berbelok-belok diantara pemukiman warga, hingga sampailah saya di pintu masuk Goa Rong. Tiket untuk memasuki kawasan wisata Goa Rong ini seharga Rp. 3.000,- per orang, dan Rp. 2.000,- untuk motor dan untuk mobil seharga Rp. 4.000,-. Selepas pintu masuk, kami masih harus melewati perjalanan diantara pohon-pohon karet yang sangat sejuk. Dengan kendaraan bermotor, dibutuhkan waktu sekitar 5 menit untuk mencapai area wisata Goa Rong View.

Suasana jalan menuju Goa Rong

Sesampainya disana, saya langsung menuju restroran dan memesan Jus Sirsak, Jagung Serut Keju Susu, dan Kopi Tlogo, kopi khas di dari Goa Rong. Setelah memesan saya mencari tempat duduk yang memiliki pemandangan yang cantik untuk dinikmati berlama-lama. Area wisata Goa Rong sangat luas, terdapat beberapa saung (pendopo) yang tersabar di berbagai titik, ada pula area restoran, dan arena bermain untuk anak-anak. Tersedia camping ground yang bisa dijadikan tempat untuk acara besar.

Rawa Pening dari Goa Rong View

Di tempat saya duduk, terlihat luasnya Rawa Pening yang membentang dihadapan Gunung Telomoyo. Betah banget rasanya duduk disini sambil menikmati minuman dan cemilan yang ada di hadapan kita, walau rasanya kurang menggigit, hehe. Jus Sirsaknya ngga murni, kerasa banget kalau itu dibuat dari sirup jus botolan. Kopi Tlogonya pun terlalu manis, atau ini sih mungkin karena saya terbiasa menikmati kopi tanpa gula kali ya, hehe. Untuk Jagung Serut Keju Susunya lumayan enak, standar lah.

View dari restoran

Yang bikin saya makin betah disini adalah ketika shalat. Mushola yang ada disini menghadap langsung ke pemandangan indanhnya Rawa Pening. Dinding yang menghadap kiblat itu tidak terbuat dari batu bata, melainkan dari kaca. Sehingga ibadah pun makin sejuk dengan hawa dan pemandangan yang indah disitu. Sayangnya, saya lupa mengabadikan suasana mushola yang indah itu.

Memang untuk mencapai Goa Rong View ini agak sulit, karena jalannya yang berkelok-kelok dan tidak ada petunjuk jalannya. Tipsnya sih lebih baik kalu ingin kesini tanya ke warga sekitar. Jalan masuknya dari jalan besar Tuntang ada spanduk besar bertuliskan “Taman Wisata Tlogo”, dari situ kalau hafal jalan butuh waktu sekitar 15 menit. Semoga ketemu ya.. Happy traveling! :D

Β 

Advertisements