Indonesia memang memiliki kekayaan alam yang luar biasa menakjubkan. Dari sumber daya alamnya yang melimpah, keanekaragaman hayatinya, keindahan lautannya, hingga keberagaman suku dan budayanya. Bahkan Indonesia menjadi harapan bagi negara-negara disekitarnya, harapan untuk bisa bernafas dan menjalani aktivitas dengan baik. Banyak manusia yang bergantung pada oksigen hasil produksi dari hutan-hutan di Indonesia.

Hutan Indonesia bukan hanya bermanfaat bagi manusia, tetapi juga makhluk hidup lainnya. Milyaran hektar pepohonan lebat yang tumbuh di segala penjuru nusantara ini menjadi habitat satwa-satwa yang sangat beragam, bahkan menjadi tempat berlindungnya satwa-satwa langka dari perburuan manusia-manusia yang tidak bertanggung jawab.

Hutan Bakau

Hutan, memang memiliki ribuan manfaat. Salah satunya bermanfaat sebagai bahan baku untuk diolah menjadi berbagai macam produk-produk yang menunjang aktivitas keseharian kita. Namun sayangnya, banyak pihak yang tidak bertanggung jawab dan terlalu serakah dalam memanfatkan hutan. Besarnya keuntungan dari tingginya permintaan pasar terhadap produk-produk yang diolah dari hasil hutan, membuat para produsen menjadi gelap mata. Dari produsen lokal, hingga produsen besar yang berskala multinasional.

Akibatya, paru-paru dunia yang berada di Indonesia semakin berkurang jumlahnya. Hal tersebut juga mempengaruhi terhadap kelangsungan hidup satwa-satwa yang berhabitat di hutan, bahkan sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Satwa Indonesia banyak yang kehilangan rumahnya, bahkan terpaksa harus kehilangan teman-temannya karena ketidakseimbangan ekosistem akibat banyaknya penebangan hutan merusak rantai makanan mereka, sehingga satwa-satwa tersebut kesulitan mencari bahan makanan. Tidak jarang satwa-satwa yang menderita akibat ulah manusia itu adalah satwa-satwa khas Indonesia yang sudah sangat langka dan dilindungi oleh negara.

Sayangnya pemerintah tidak benar-benar melindungi satwa langka Indonesia yang hampir punah itu, malahan pemerintah banyak mengizinkan perusakan-perusakan konservasi hanya untuk alasan memenuhi kebutuhan produksi. Tidak hanya itu, masyarakat-masyarakat Indonesia pun terkena imbasnya. Tugas sebagai sumber resapan air yang diemban pohon-pohon di hutan Indonesia kini tidak dapat dijalankan, akibatnya pasokan air bersih pun semakin sulit, banjir pun tidak dapat dielakkan karena tidak adanya akar-akar pohon yang dapat menahan laju air.

Rusa dan Habitatnya

Laju industri yang pesat memang menjadi musuh terbesar konservasi. Merupakan suatu hal yang kompleks, dimana di satu sisi manusia membutuhkan berbagai macam produk yang terbuat dari ala, sedangkan alam sendiri butuh dijaga keutuhannya dengan pengendalian produksi yang dalam ambang batas. Pelestarian alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah ataupun perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan sumber daya alam yang ada, tapi juga masyarakat dan individu-individu yang tinggal di alam semesta ini memiliki kewajiban penuh untuk menjaganya.

Kita bisa mulai dari hal yang kecil, simpelnya saja membuang sampah pada tempatnya danmemilahnya secara tepat. Hal kecil ini mungkin terdengar sepele, namun berpengaruh banyak jika kita bisa mendisiplinkan diri untuk melakukannya.

Advertisements