Pulang ke Bandung. Ngapain ya? Setelah cukup lama di berkelana bener-bener ngga ada planning bakal ngapain di Bandung. Jadi rencana pertama cuma bakal nikmatin Bandung tanpa kegiatan.

Tapi ternyata, baru juga seminggu langsung mulai kerasa bosen! Akhirnya mulai cari –cari kegiatan. Ikutan workshop, gabung komunitas baru, dan cari-cari kesempatan volunteering biar bisa bermanfaat buat banyak orang. Lalu semesta membawa jemari ini menuju email lapuk bikinan jaman SMP dulu, entah kenapa waktu itu pengen aja ngebuka email yang jarang, malah gak pernah, dibuka ini. Setelah membaca tumpukan pesan elektronik yang masuk, perhatianku meningkat pada email yang menyatakan sedang mencari 20 Detektif Bebas Sampah ID.

Hmmm.. Kesempatan berrelawan di bidang lingkungan? Pas banget sama hal yang paling aku suka! Tanpa pikir panjang aku langsung mengikuti instruksi dan mendaftar. Beberapa hari kemudian, ada mention dari twitter @BebasSampahID yang menyatakan kalau aku terpilih sebagai salah satu Detektif Bebas Sampah ID! Yeay! Aku pun langsung mengkonfirmasikan ketersediaanku untuk berkontribusi sebagai detektif di Bebas Sampah ID.

31 Januari 2015, aku menghadiri briefing detektif pertama di Urban Centre YPBB Bandung. Jam 7 pagi aku sudah bersiap dan berangkat menuju lokasi. Aku memang belum tau lokasi pastinya, dan juga belum mencari tahu dimana, yang aku tahu hanya alamatnya di Jalan Sidomulyo. Dulu almarhum Mamah (nenek dari Ibu) pernah punya rumah di Sidomulyo, jadi bukan hal yang sulit untukku menuju sana. Setelah sampai di Sidomulyo aku langsung mencari kantor YPBB dan langsung ketemu. Setelah mengisi absen, aku langsung masuk ke dalam.

Ternyata yang lain sudah banyak berkumpul. Hari itu kami dibekali wawasan baru tentang gaya hidup bebas sampah atau kerennya sih Zero Waste Lifestyle, sebagai modal kami untuk menjalankan peran detektif nantinya. Pengetahuan baru ini juga sangat bermanfaat untukku, jadi lebih bisa belajar untuk jadi manusia organis. Ke-19 detektif lainnya pun sangat inspiratif, ada beberapa mahasiswa Teknik Lingkungan, Trainer Zero Waste, aktivis lingkungan, dan yang jelas mereka semua memiliki semangat dan antusias yang tinggi untuk membuat Kota Bandung jadi semakin lebih baik lagi.

Materi Pembekalan Detektif

Anyway, apa sih Bebas Sampah ID? Detektif Bebas Sampah ID tuh ngapain sih? Nah, di briefing ini juga dijelasin semuanya. Jadi Bebas Sampah ID itu proyek hibah yang digawangi oleh YPBB, Greeneration Indonesia, dan Ikatan Alumni Teknik Lingkungan ITB (IATL ITB). Proyek ini bertujuan untuk membuat peta hijau persampahan Kota Bandung, dengan platform yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat Bandung di www.bebassampah.id

Terus detektif tugasanya ngapain? Nah, kita para detektif ini bertugas untuk menginvestigasi titik persampahannya. Jadi semua warga bandung bisa berkontribusi dengan menginput titik persampahan yang ada di lingkungan sekitar mereka, nanti Detektif BSID akan memverifikasi dan mendeskripsikan lokasi tersebut dengan lebih detail, agar menjadi data yang akurat yang dapat dimanfaatkan untuk menjadikan Kota Bandung menjadi kota yang bebas sampah.

Penandatanganan MOU Detektif

Well, kira-kira begitulah penjelasan singkat tentang Bebas Sampah ID. Semoga kami para detektif bisa mengemban amanah ini dngan sabaik mungkin, sehingga memberikan hasil yang bisa membuat lingkungan dan Kota Bandung khususnya menjadi lingkungan yang organis. Bandung Juara! Salam Organis!

Para Detektif Bebas Sampah ID

Advertisements