Tersohorlah sebuah lokasi penyelaman di daerah Klaten. Lokasinya di tengah perkotaan, bukan di laut, bukan pula air asin, tapi tempat ini sangat terkenal dengan kejernihan bawah airnya, juga untuk sekedar bermain air dan merasakan sensasi snorkeling ataupun menyelam yang cukup seru. Umbul Ponggok namanya, mata air tawar yang ada di Klaten ini dikelola sebagai tempat wisata pemandian dan dibentuk menyerupai kolam yang cukup besar.

Siang itu saya tiba di Yogyakarta, saya bertemu dengan teman saya yang juga tergabung di komunitas penyelam bebas yang ada di Jogja. Dia langsung mengajak saya untuk pergi menyelam bersama di Umbul Ponggok. Tahun lalu saya memang sudah pernah mengunjungi mata air yang ada di Klaten ini, tapi rasanya untuk sekedar mengobati rindu akan laut, kenapa tidak? Tanpa pikir panjang saya langsung mengiyakan ajakannya, dan merencanakan untuk berangkat besok pagi.

Sakau laut bukan hal yang aneh di kalangan pecinta laut, terlebih yang mendalami kegiatan menyelam. Sakau laut juga sudah seringkali saya alami bersama rekan-rekan saya lainnya di komunitas menyelam bebas. Padahal perjalanan saya saat itu bukanlah perjalanan laut, tapi saya tetap membawa ‘perlengkapan tempur’ saya siapa tau bisa dapat kesempatan menyelam.

Keesokan paginya saya dan tiga orang teman lainnya berkumpul di Gejayan, setelah bersiap-siap kami berangkat menuju Klaten dengan menggunakan sepeda motor. Kami juga bertemu dengan dua orang teman kami lainnya di pom bensin Bandara Adisucipto, jadilah kami berangkat berenam menuju Umbul Ponggok.

Perjalanan dari Jogja ke Klaten membutuhkan waktu tempuh sekitar satu jam. Setelah hampir satu jam perjalanan dan sudah dekat dengan Umbul Ponggok, kami mampir dulu di Warung Soto kari yang ada di perempatan depan GOR Klaten untuk mengisi perut. Sotonya enak! Karinya sangat kental dengan rempah-rempahnya, harganya pun sangat-sangat terjangkau, hanya 3.500 rupiah saja untuk satu porsinya.

Setelah mengenyangkan perut, kami kembali melanjutkan perjalanan. Sekitar 10 menit kemudian, kami akhirnya tiba di Umbul Ponggok yang tersohor itu. Lokasinya ada di pinggir jalan, saya pun kurang tau alamat pastinya, tapi warga disana tau lokasi Umbul Ponggok, jadi kalau kalian ingin mencoba menyambangi tempat ini dan bingung direksinya, bisa pergunakan opsi bertanya warga setempat. :p

Penampakan Umbul Ponggo dari atas

Umbul Ponggok hari itu tidak begitu ramai, karena kami memang pergi kesana di hari kerja. Cukup banyak perubahan disini dari kunjungan saya yang terakhir, sekarang mulai banyak penyewaan alat snorkeling, sedangkan dulu belum ada. Bahkanpenyewaan alat scuba diving pun ada. Warung-warung semakin banyak bertebaran. Kami langsung mengambil tempat di sudut umbul, bersiap menyemplung, dan BYUUUUURRR!

Satu persatu dari kami mulai berenang bebas dan menikmati kesegaran air disini. Walau terlihat dari atas seperti warna hijau, tapi ketika kita sudah berenang di Umbul Ponggok kita bisa melihat sendiri keindahannya. Sangat jernihdan jarak pandang sangat jauh. Memang tidak ada terumbu karang disini, tapi bebatuan yang terhampar di dasar umbul cukup menjadi pemandangan. Selain itu, ada juga sekumpulan ikan bawal, nila, mas, dan juga gurame yang berlalulalang di hadapan kami ketika kami sedang menyelam bebas. Kedalaman disini hanya sekitar 2-3 meter, jadi yang masih takut dengan kedalaman tidak perlu khawatir, atau kalau kalian masih takut tenggelam bisa menyewa pelampung yang ada disini, harga sewanya hanya 5.000 rupiah saja.

Schooling Ikan Air Tawar

Underwater Hang Out

Hammocking Underwater

Ah, segarnya! Sakau laut saya pun cukup terobati dengan menyelam bebas disini, bahkan visibility disini jauh lebih baik dibanding beberapa spot freedive yang pernah saya kunjungi. Selain sebagai alternatif untukkegiatan menyelam, Umbul Ponggok juga kini mulai dikenal dan dipergunakan menjadi salah satu lokasi untuk pre wedding. Jadi saya pun memanfaatkan waktu untuk sekedar mengambil beberapa foto bawah air selagi disini. Walaupun ketika berenang, kita harus berhati-hati karena sering ada sepeda bebek air melintas!

Well, dengan harga tiket masuk sebesar Rp. 5.000,- dan jarak tempuh hanya sekitar satu jam dari Yogyakarta, Umbul Ponggok merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat patut untuk disambangi. Terlebih untuk para pecinta lautan yang sakau laut tapi tidak memiliki cukup waktu (dan dana :p) untuk pergi ke laut.

 

Advertisements