Mempersatukan cinta dalam ikatan sah pernikahan tentunya menjadi impian setiap insan manusia di muka bumi ini. Terlebih jika kita bisa mengatur sendiri pernikahan seperti apa yang ingin dilangsungkan. Pada tanggal 17 Agustus 2015 yang lalu, Indra dan Lilan mencoba memerdekakan hubungan mereka di tempat pertama mereka berjumpa, alam bebas.

Bertepatan dengan 70 tahun Indonesia merdeka, pasangan muda ini ingin mendobrak paradigma-paradigma yang biasa hadir di masyarakat. Mereka membuktikan, bahwa deklarasi sakral pernikahan tidak hanya bisa disahkan di bawah naungan rumah ibadah, ataupun dinding-dinding tebal dari gedung-gedung megah di perkotaan. Tapi juga bisa secara sederhana dilaksanakan di arena bermain tempat menyalurkan hobi berkegiatan di alam bebas, dialam terbuka bersama keluarga dan rekan-rekan terdekat. Kesederhanaan yang dipadukan dengan harmoni semesta ini menciptakan kehangatan dan kebahagiaan tidak hanya untuk pengantin, tapi juga tamu, dan manusia-manusia yang mengikuti prosesi pernikahan ini.

Perkembangan zaman dan gaya hidup seringkali membuat manusia lupa, bahwa pernikahan adalah hal yang sederhana. Banyak orang kini menganggapnya rumit, harus hidup mapan, memiliki pekerjaan layak, membutuhkan banyak materi yang menyita uang hanya untuk melangsungkan sebuah pernikahan. Wedding In Wilderness ini mencoba mendobrak itu semua, bahwa kesederhanaan bisa jadi jauh lebih megah dibandingkan kemewahan.

Pernikahan Indra dan Lilan di Taman Buru Kareumbi, Gunung Masigit ini juga menjadi inspirasi bagi para pegiat alam bebas, yang sangat menggandrungi keindahan alam dan berkegiatan di alam bebas. Kini kita sadar, bahwa hari istimewa bisa dilaksanakan di tempat-tempat impian.

Terinspirasi dengan mereka atau ingin juga melangsungkan pernikahan di alam bebas seperti ini? Berikut dokumentasi pernikahan mereka. Semoga menginspirasi.






 

 

 

Oleh: Aghnia Fasza

Foto: Rifan Wahyudi & Fitra Sujawoto

Advertisements