Aku pun merindu, bercengkrama denganmu. Di atas sana.

Menyesap secangkir kopi yang cepat kehilangan kalornya dirasuk suhu rendah. Sambil bertukar kata yang seringkali tak bermakna, namun penuh canda yang mampu menyihir dingin menjadi selubung hangat.
Aku rindu, saat kita masih punya waktu. Untuk sekedar memeras peluh, lalu berbagi syukur dalam dekap karya semesta.

Advertisements